Saturday, February 19, 2011

Soundtrack Boedjang Lapoek Mentjari Tjinta

Hari ini kita sudah tidak asing lagi dengan yang namanya original soundtrack atau yang lebih mudah disebut soundtrack, atau malah sekedar OST. Soundtrack yang biasa dikenal orang dapat berupa lagu atau instrument/music score yang mendampingi sebuah film/tayangan tv. Bisa juga soundtrack adalah lagu opening atau ending suatu serial televisi.

Acapkali kehadiran soundtrack tidak hanya sekedar mendompleng tayangan. Malah sebaliknya, soundtrack yang baik dapat meningkatkan kesan dari sebuah tayangan. Sebagai contohnya lagu “My Heart Will Go On”-nya Celine Dion yang menjadi soundtrack film Titanic. Film Titanic-nya sendiri memang sudah menarik. Tapi dengan adanya lagu dari Celine Dion tersebut, yang memiliki nada yang memikat, serta lirik yang sesuai dengan nilai rasa film, maka soundtrack ini semakin membuat kesan pada masyarakat.

Monday, September 27, 2010

Single Lagu Pertama yang Dibuat yozar.remixer di Tahun 2010

Simple Beat #01 adalah Single pertama yang disusun oleh yozar.remixer di tahun 2010.
Masih sangat sederhana, tapi Anda boleh mendengarkannya dengan terlebih dulu men-download secara gratis di sini:

http://www.mediafire.com/?5bxzzyif2me851a

Antara MUSE dan Aku..

Band luar negeri yang paling Gwe sukai, setidaknya untuk saat ini adalah MUSE. Kenapa? Yah, karena menurut Gwe musiknya asik: Rekamannya jernih, permainannya rapi, pake sound dengan reverb dan efek yang enak untuk didengerin, dan rentang nada vokalisnya tinggi.

Bagi yang belum tahu, MUSE itu grup band asal Inggris yang dibentuk pada tahun 1994, di Teignmouth, Devon. Anggotanya: Matthew Bellamy (lead vocal, gitar, piano, keyboard, keytar), Dominic Howard (drums, percussion, synthesizers, backing vocals, sampling), dan Chris Wolstenholme (bass, backing vocals, keyboards, guitars, harmonica). Setelah peluncuran album keempat, Morgan Nicholls juga sering tampil dalam konser Muse sebagai keyboardis, bassis dan backing vokal. Hit single dari band ini diantaranya adalah “Time is Running Out” dan “Hysteria”. Lagu mereka juga ada yang jadi soundtrack film terkenal Twilight Saga, antara lain “Starlight” dan "Neutron Star Collision (Love Is Forever)".

Wednesday, May 26, 2010

Nintendo DS dan Micro Korg di Mangga Dua (Chiptune Story #1)


Nintendo DS + Chiptune
Akhir-akhir ini gwe lagi tertarik ama yang namanya Chiptune. Hm.. apa sih Chiptune? Banyak penjelasannya di internet, tapi Gwe akan coba terangin pake bahasa ndiri. Secara simple: Chiptune itu music 8-bit yang biasa kita denger pada video game jaman dulu macam Nintendo-Atari-Amiga.

Ternyata musik berfidelasi rendah itu bisa dibikin ndiri loh. Yang sering digunain orang si pake Nintendo GameBoy dengan cartridge/kaset yang namanya LSDJ (Little Sound Disc Jockey). Pas nyari2 info di internet, Gwe dapet gambaran, untuk yang second: GameBoy+ cartridge/kaset LSDJ harganya sekitar 850rb, dan bisa di-nego. Ada juga yang matok 700rb. Pasarannya sih GameBoy second (gak tau GameBoy biasa ato yang GameBoy Color) sekitar 250rb. Kalo cartridge/kaset LSDJ pasarannya sekitar 650rb. Mayan juga potongannya kalo ambil paket hemat.. sempet ngiler juga buat beli, tapi… Gwe yang kondisi finansialnya terbatas campur pelit ini masih pikir2. Kalo sekedar menghasilkan bunyi/lagu Chiptune aja sebenernya gag perlu keluar banyak duit. Kan ada tuh emulator Nintendo GameBoy buat computer maupun handphone. File ROM LSDJ juga ada di internet, dan Gwe juga udah donlot.